•   Minggu, 29 Januari 2023
Berita
( kata)
Diana: Guru Harus Ikut Cegah Kekerasan Pada Anak

Persoalan kekerasan dan pelecehan pada anak yang belakangan ini mencuat di Kabupaten Magetan mendapat perhatian serius berbagai pihak. Salah satunya dari Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih.

Ketika menyampaikan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak di Padimas Resto, Randugede, Plaosan, Magetan, Minggu (26/2/2022), Diana mengatakan permasalahan kekerasan dan pelecehan pada anak-anak perlu penanganan menyeluruh.

Di antaranya adalah dengan penguatan pemahaman hak anak dan perlindungan anak pada kelompok rentan. Sekolah adalah salah satu kelompok rentan. (Baca juga: Diana Salurkan Dana Hibah Untuk Madrasah Rusak)

"Para guru, terutama di pendidikan usia dini, perlu untuk memiliki pengetahuan mengenai tanda-tanda anak mengalami kekerasan atau pelecehan. Gejala impulsif, menutup diri, sering ngompol, dan perilaku lain di luar kebiasaan sehari-hari anak adalah salah satu tanda yang perlu diwaspadai," ujar Diana, anggota DPRD Jawa Timur dapil IX Jatim ini dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Diana yang biasa disapa Mbak Sasa ini menyarankan agar para guru membekali diri dengan ilmu psikologi anak tentang bagaimana langkah pendekatan dan terapi yang bisa dilakukan pada tahap awal ketika mendeteksi kelainan perilaku pada anak didik.

Para guru mesti mengenali bahwa kelainan perilaku itu berpotensi kemungkinan terjadinya kekerasan atau pelecehan. Ungkap perlahan tanpa membuat anak merasa terintimidasi. (Baca juga: Diana Ajak Para Guru PAUD Pelatihan Membaca Metode KUBACA)

"Jika kemudian Anda temukan kekerasan atau pelecehan, dan dirasa hal tersebut sudah menyinggung rasa kemanusiaan Anda, jangan ragu untuk melapor pada pihak berwajib. Anda bisa menghubungi saya sebagai wakil Anda di DPRD provinsi. Nanti saya akan bantu hubungkan dengan lembaga advokasi perempuan dan anak, juga dinas terkait yang membidangi. Di Polres ada unit Perlindungan Perempuan dan Anak yang siap membantu " urainya di depan seratusan guru Roudhotul Athfal (RA) dan TK se-Magetan.

Hal itu diamini KBO Reskrim Polres Magetan, Iptu Minarti SH, yang hadir dalam acara ini. Ia mengatakan kebanyakan pada kasus kekerasan anak, pelakunya merupakan orang dekat.

"Entah dari lingkungan keluarga, tetangga, saudara atau dari sekolah. Penanganannya perlu mempertimbangkan banyak aspek, terutama psikologi anak. Maka jangan pernah ragu untuk melapor pada pihak kepolisian, karena kami pasti akan membantu dengan sepenuh hati,” ujar perempuan yang memiliki pengalaman puluhan tahun di bidang Perlindungan Perempuan dan Anak ini.

Menurut dia, satu hal yang selalu ditekankan adalah melindungi hak korban. “Ketika ada kasus kekerasan anak, selain proses hukum berjalan, kami juga pertimbangkan aspek psikis korban sehingga ketika ada publikasi media harus memahami dan mengedepankan aspek itu,” katanya.

Sementara itu Anggota DPRD Magetan Suyono Wiling yang juga menjadi pembicara pada sosialisasi ini menekankan pentingnya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak di dalam lingkungan keluarga.

"Upaya protektif yang bisa kita lakukan adalah semaksimal mungkin menciptakan rasa aman bagi anak di dalam keluarga. Ini akan mencegah anak dari pelarian perilaku negatif di luar rumah. Apalagi sekarang era digital dimana kekerasan dan pelecehan pada anak juga sudah merambah dunia digital. Maka kita sebagai orang tua harus lebih waspada dan bijak dalam memberikan fasilitas gawai pada anak-anak. Apa yang boleh dan tidak boleh diakses anak, mesti kita pilih," katanya.

Baca juga: Perlunya Perempuan Masuk Parlemen

Tinggalkan Komentar

Artikel lainnya...

Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat
Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat

Pengalaman di dua percaturan politik pemilihan kepala…

Ide Saya di Buku Pertama
Ide Saya di Buku Pertama

Para Penggila Buku: Seratus Catatan di Balik…

Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa
Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa

Mungkin banyak masyarakat belum tahu bahwa anggota…