•   Minggu, 29 Januari 2023
Berita
( kata)
DPRD Jatim Ingatkan Khofifah, Tangani Covid-19 Jangan Hanya Dengan Seremoni

SabdaNews.com – Memasuki pekan kedua bulan Desember, kasus Covid-19 di Jatim kian menggila. Bahkan penambahan kasus baru Covid-19 sejak awal Desember terus meningkat. Berdasarkan laporan media Covid-19 dari Kementerian Kesehatan per Selasa (14/12/2020), kasus baru Covid-19 di Jatim 713 kasus, sehingga secara kumulatif Jatim menempati peringkat kedua nasional, dengan jumlah sebanyak 70.614 kasus dibawah DKI Jakarta 154.005 kasus.

Ironisnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna DPRD Jatim terkait meningkatnya kasus Covid-19 justru enggan menjawab karena ada kesibukan harus mengikuti rapat koordinasi dengan Menko.

“Coba ke Pak Sekdaprov saja, saya brumahuru-buru ada rapat koordinasi virtual dengan Pak Menko,” jawab orang nomor satu di Pemprov Jatim sambil berlalu meninggalkan gedung DPRD Jatim, Senin (14/12/2020).

Sementara itu angggota Komisi A DPRD Jatim, Diana Amalia Verawatiningsih membenarkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di Jatim selama bulan Desember meningkat cukup tajam, lantaran dampak habis libur panjang dan perhelatan Pilkada serentak 2020.

“Kita tak bisa memungkiri libur panjang kemarin dan perhelatan pilkada serentak memang ikut menyumbang angka yang cukup signifikan penambahan kasus Covid-19 di Jatim maupun provinsi lain di Indonesia,” jelas anggota F-PDI Perjuangan DPRD Jatim.

Harusnya, lanjut Diana langkah-langkah antisipasi dan penanganan Covid-19 harus ditingkatkan terutama ketersediaan ruangan rumah sakit karena beberapa rumah sakit di berbagai daerah bisa dilihat sudah overload sehingga ketersediaan rumah sakit lapangan sangat dibutuhkan.

“Kita berharap Pemprov Jatim memiliki banyak kantor dan ruangan-ruangan seperti kantor BPSDM dan BLK-BLK bisa diberdayakan untuk menjadi ruangan isolasi penderita ringan Covid-19 yang tidak memerlukan peralatan medis dengan beberapa penambahan,” katanya.

Pertimbangan lainnya, kondisi ruang isolasi milik rumah sakit di kabupaten/kota banyak dikomplain pasien Covid-19 karena dianggap kurang layak.

Bahkan di Magetan, Diana mendapat laporan langsung dari keluarga yang pernah masuk ke rumah sakit karena Covid-19 menyatakan kondisi ruang isolasi tidak sepenuhnya memenuhi standar Covid-19 karena suhunya tidak diatur hanya sekedar ruangan kosong yang dikunci dari luar lalu di kontrol sehari dua kali dan ada dokternya.

“Yang diharapkan masyarakat saat ini adalah pelayanan yang baik terhadap masyarakat yang terkena Covid-19. Karena itu fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan khususnya terkait penanganan Covid-19 perlu ditingkatkan, saya harap Gubernur cekatan untuk itu,” harap istri orang Magetan ini.

Ia juga menyayangkan upaya percepatan penanganan Covid-19 akhir-akhir ini cenderung formalitas dan seremonial belaka. Padahal penanganan Covid-19 itu harusnya berbasis ilmu pengetahuan atau science sehingga harus diteliti penyebabnya apa dan solusinya apa.

“Ngatasinya gimana itu sudah ada ilmunya. Kalau kemudian di atasi dengan seremonial ya enggak selesai nih. Rapat- rapat itu perlulah tapi kalau hanya dengan seremonial dibuka kampung ini, dibuka apa wilayah yang dengan status-status apalah itu sih nggak terlalu dibutuhkan,” tegas Diana.

“Apalagi gowes-gowes itu tolong dikurangi, di science juga gak ada. Fokus ke penanganan, bukannya tidak bermanfaat, ya bermanfaat beliaulah karena dengan bersepeda menjadi sehat tapi untuk masyarakatnya apa? Saya lihat itu tidak ada manfaat yang langsung bisa dirasakan masyarakat,” pungkas politisi muda PDI Perjuangan. (tis)

Sumber: https://sabdanews.com/2020/12/14/dprd-jatim-ingatkan-khofifah-tangani-covid-19-jangan-hanya-dengan-seremoni/

 

Tinggalkan Komentar

Artikel lainnya...

Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat
Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat

Pengalaman di dua percaturan politik pemilihan kepala…

Ide Saya di Buku Pertama
Ide Saya di Buku Pertama

Para Penggila Buku: Seratus Catatan di Balik…

Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa
Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa

Mungkin banyak masyarakat belum tahu bahwa anggota…