•   Minggu, 29 Januari 2023
Kabar Buruk
( kata)
KABAR BURUK 5 April hingga 8 April 2020

Kita berada dalam kepungan informasi dari berbagai penjuru. Dari bangun hingga tidur lagi. Saat kita terhubung dengan internet maupun tidak. Informasi berlomba memapar dan menarik perhatian sedemikian rupa. Ada kabar baik, ada kabar buruk. Berikut ini dirangkumkan kabar-kabar BURUK dari 5 April hingga 8 April 2020

 

5 April 2020

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengumumkan jumlah total dokter yang meninggal terkait COVID-19 sebanyak 24 orang. Rinciannya: 18 dokter yang meninggal karena positif COVID-19 dan PDP Covid-19, sementara enam lainnya merupakan dokter gigi. Mayoritas dokter yang meninggal masih aktif praktek dan melayani pasien.

Sumber: Mediaindonesia.com, 5 April 2020; Koran Tempo, 6 April 2020 (h.1)

https://mediaindonesia.com/read/detail/301469-idi-catat-total-24-dokter-meninggal-terkait-covid-19

 

7 April 2020

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan catatan hoaks terkait wabah Covid-19 hingga 7 April 2020, yakni berjumlah 1.096 isu. Hoaks itu tersebar di platform Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Lebih kurang 359 konten sudah di-takedown dari media sosial.

Sumber: Antaranews.com, 7 April 2020

 

7 April 2020

Pemerintah Jawa Timur mengumumkan rincian jumlah pekerja terdampak COVID-19 yang dirumahkan berjumlah 16.086 orang dan 1.923 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Jumlah itu berasal dari 29 perusahaan yang berlokasi di berbagai kabupaten/kota, di antaranya tiga perusahaan di Gresik, dua perusahaan di Kota Blitar, serta masing-masing satu perusahaan di Banyuwangi, Jombang, Lamongan, Ngawi, dan Kota Batu.

Sumber: Antaranews.com, 7 April 2020

 

7 April 2020

DKI Jakarta resmi menyandang status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Jakarta menjadi kota pertama yang menyandang status ini selama 14 hari ke depan. Sebagai kota PSBB, sebagaimana dirinci dalam Permenkes No 9 Tahun 2020, sekolah, lembaga pendidikan, lembaga penelitian, lembaga pelatihan, dan sejenisnya diliburkan. Yang tetap dibuka dan beroperasi hanya kantor pemerintah di tingkat pusat dan daerah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, dan perusahaan publik. perusahaan komersial dan swasta, perusahaan industri dan kegiatan produksi, serta perusahaan logistik dan transportasi.

Sumber: Detik.com, 7 April 2020

 

8 April 2020

Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan di hadapan Komisi VIII DPR bahwa klaster penyumbang terbesar pasien COVID-19 adalah kegiatan pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada 9-18 Maret 2020.  Kegiatan itu diikuti 411 peserta. Ada 166 dari unsur Kemenag dan 245 orang tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Lebih kurang 19 peserta positif terinfeksi yang berasal dari dua narasumber.

Sumber: Surya.co.id, 8 April 2020

Tinggalkan Komentar

Artikel lainnya...

Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat
Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat

Pengalaman di dua percaturan politik pemilihan kepala…

Ide Saya di Buku Pertama
Ide Saya di Buku Pertama

Para Penggila Buku: Seratus Catatan di Balik…

Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa
Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa

Mungkin banyak masyarakat belum tahu bahwa anggota…