•   Minggu, 29 Januari 2023
Berita
( kata)
Sumpah Pemuda, Diana: Harus Mau dan Mampu Membangun Desanya

Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Sebuah kalimat legenda yang sempat dipekikkan oleh Bung Karno.

Pemuda adalah kekuatan sebuah bangsa. Dan hal ini diyakini betul oleh Pak Karno. Karena itulah pada momen Sumpah Pemuda 2021, Diana Amaliyah Verawatiningsih, S.Pd menyempatkan hadir kepemudaan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Magetan di Restoran Kolam Renang Magetan Park (28/10/2021).

Didapuk sebagai pembicara bersama Bupati Magetan dan sejumlah tokoh setempat, Diana atau yang biasa disapa dengan panggilan Sasa memberi suntikan motivasi di hadapan 36 pengurus KNPI perwakilan seluruh kecamatan di Magetan.

Sasa berpesan agar pemuda menyiapkan diri untuk kembali ke desa dan membangun desanya.

“Pemerintah pusat sudah mengalirkan dana desa miliaran rupiah tiap desa. Tentu saja hal ini menggembirakan karena bisa memacu tumbuhnya perekonomian di desa yang selama ini identik dengan ketertinggalan,” ungkap Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur ini. (Baca juga: Konfercab PMII, Diana: Integritas Itu Mahal, Maka Jagalah)

Banyak Yang Studi Ke Kota Besar Lalu Tidak Kembali Ke Desanya

“Ini peluang sekaligus tantangan. Sebab, desa butuh tenaga muda yang energik, butuh tenaga muda yang kuat, inovatif, dan kreatif,” jelas wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut.

Soal kesiapan sumber daya dan kemampuan tata kelola menjadi tantangan serius. Organisasi pemuda mestinya sadar dengan arus kuat ini dan berada di pusat gravitasi menyelesaikan problem-problem itu.

“Masih banyak desa yang ditinggalkan pemudanya merantau ke kota besar. Setelah lulus kuliah, mereka tak kembali ke desanya,” ungkap alumnus Jurusan Bahasa & Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya ini.

Menurut Diana, salah satu program kolektif yang penting dalam tudes atau turun ke desa adalah program literasi. Salah satunya adalah pendataan kembali potensi desa. (Baca juga: Jumat untuk Rakyat, Diana Borong Sapu)

Penulisan sejarah kampung dan elaborasi potensi daya, data, dan dana menjadi sangat penting dengan peta digital menjadi semacam kompasnya.

“Peta digital ini bisa menjawab dengan cepat hal-hal yang terkait dengan dunia desa dengan sangat cepat. Anak muda yang cerdas, berani, dan problem solver adalah bisa menjadi kompas bagi desa untuk mengenal diri dan sekaligus bisa memberi arah haluan ke mana masyarakat mengarahkan tujuan kolektifnya,” pungkas Sasa yang sejak lulus kuliah (2006) sudah berkecimpung di dunia buku dan seni budaya.

Bupati Magetan: Pemuda Harus Aktif Menulis Sejarahnya Sendiri

Sementara Bupati Dr. Suprawoto, SH, M.Si menyampaikan, melalui KNPI unsur-unsur pemuda dapat diakomodasi, baik dalam menggali potensi daerah, mengembangkannya melalui kreatifitas dan inovasi serta karya nyata.  (Baca juga: Ikut Reboisasi Di Acara Sedekah Desa Bedagung Magetan)

“Agar para pemuda punya upaya menciptakan lapangan kerja mandiri, dan tidak menggantungkan harapan untuk dapat bekerja di sektor pemerintahan,” beber Pak bupati.

Ia juga berpesan agar para pemuda ini aktif menulis dalam setiap aktivitas. “Jangan lupa menulis. Karena pengalaman yang ditulis dapat menjadi pelajaran bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Selain dialog kepemudaan, dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pelantikan Pengurus Kecamatan KNPI Magetan perwakilan dari 18 kecamatan.

Selain Bupati, ada pula narasumber yakni Kepala Bakesbangpol Magetan Chanif Tri Wahyudi MSi; dan Ketua GP Anshor NU Kabupaten Magetan, Habib Mustofa SS. Acara berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tinggalkan Komentar

Artikel lainnya...

Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat
Liputan Politik Sampai Keliling 32 Kota Sekali Berangkat

Pengalaman di dua percaturan politik pemilihan kepala…

Ide Saya di Buku Pertama
Ide Saya di Buku Pertama

Para Penggila Buku: Seratus Catatan di Balik…

Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa
Peran Anggota DPRD dalam Penyaluran Program Beasiswa

Mungkin banyak masyarakat belum tahu bahwa anggota…